Headlines
Loading...
Satreskrim Polres Cilegon Ciduk Oknum Marbot Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

Satreskrim Polres Cilegon Ciduk Oknum Marbot Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

Foto ilustrasi

CILEGON, INFOTERBIT.COM - Satuan Reserse kriminal (Satreskrim) Polres Cilegon Polda Banten berhasil amankan pelaku diduga melakukan perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur pada Senin (24/10). 


Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Eko Tjahyo Untoro melalui Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Mochmad Nandar membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan AM (61) pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur yang terjadi pada Minggu (23/10) pukul 14.00 Wib di sebuah kontarakan di Kecamatan Cilegon Kota Cilegon.


Nandar menjelaskan kronologis kejadian. "Kejadian berawal dari pelapor TM (34) ibu korban yang khawatir anaknya Melati (6), bukan nama sebenarnya, belum juga pulang. Kemudian mencoba mencari ke tetangga, dan disampaikan oleh tetangga pelapor bahwa anaknya berada dikontrakan pelaku yang merupakan seorang marbot masjid dan setelah dipanggil dari depan rumah pelaku korban keluar dengan temannya Bunga (6)," ucap Nandar. 


Setelah itu pelapor membawa kedua korban ke rumah. Kemudian korban Bunga (6) menceritakan bahwa mereka berdua diperintahkan oleh pelaku untuk membuka celana dengan diiming-iming akan dikasih uang. Korban sempat menolak namun akhirnya mengikuti perintah pelaku dan diberitahu untuk tidak menceritakan kejadian tersebut ke siapa pun.


Setelah mengetahui cerita tersebut pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Satreskrim Polres Cilegon, "Setelah menerima laporan petugas langsung  melakukan penangkapan dikontrakan pelaku serta untuk korban telah dilakukan pendampingan oleh dinas UPTDPPA Cilegon," lanjut Nandar. 


Atas Perbuatanya, pelaku dijerat pasal 81 dan 82 Undang Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang Nomor 01 tahun 2016 perubahan atas Undang Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.


Hms/TiMS


0 Comments: